Bagi dunia kau mungkin hanyalah seseorang, tapi bagi seseorang kau mungkin dunianya

December 7th, 2006 4 Comments fahmij

Aku meminta kepada Allah untuk menyingkirkan penderitaanku.
Allah menjawab, tidak.
Itu bukan untuk Kusingkirkan, tetapi agar kau mengalahkannya.

Aku meminta kepada Allah untuk menyempurnakan kecacatanku.
Allah menjawab, Tidak.
Jiwa adalah sempurna, badan hanyalah sementara.

Aku meminta kepada Allah untuk menghadiahkanku kesabaran.
Allah menjawab, Tidak.
Kesabaran adalah hasil dari kesulitan; itu tidak dihadiahkan, itu dipelajari.

Aku meminta kepada Allah untuk memberiku kebahagiaan.
Allah menjawab, Tidak. Aku memberimu ridho.
Kebahagiaan adalah tergantung padamu.

Aku meminta kepada Allah untuk menjauhkan penderitaan.
Allah menjawab, Tidak. Penderitaan menjauhkanmu dari
perhatian duniawi dan membawamu mendekat padaKu.

Aku meminta kepada Allah segala hal sehingga aku dapat menikmati hidup.
Allah menjawab, Tidak.
Aku akan memberimu hidup, sehingga kau dapat menikmati segala hal.

Aku meminta kepada Allah membantuku mengasihi orang lain,
seperti Ia mengasihiku. Allah menjawab… “Ahhh….akhirnya kau mengerti”

*) Dari mba’ Suci menjelang pulang kantor…

 

4 Responses to “Bagi dunia kau mungkin hanyalah seseorang, tapi bagi seseorang kau mungkin dunianya”

  1. suci December 7th, 2006 at 9:10 am

    hi..hi…

  2. nico December 11th, 2006 at 1:07 pm

    hi mi..jarang keliatan sekarang? he..he.. kebalik ya…

  3. Amel&Dani :D December 15th, 2006 at 5:49 am

    Dengan segala yang kita minta
    Allah tahu apa yang paling baik bagi kita.
    Mungkin tidak sekarang, atau tidak di dunia ini Allah mengabulkannya. Karena Allah tahu yang terbaik yang kita tidak tahu.

    Sebab segala sesuatu telah di rancang sesuai
    dengan rencana-NYA dan bukan
    rencana kita.

  4. sapahayooo March 6th, 2007 at 4:25 am

    hwaaa
    dari mb [censored] yg mana niiih..? :p


Leave a Reply