Bagi dunia kau mungkin hanyalah seseorang, tapi bagi seseorang kau mungkin dunianya


Aku meminta kepada Allah untuk menyingkirkan penderitaanku.
Allah menjawab, tidak.
Itu bukan untuk Kusingkirkan, tetapi agar kau mengalahkannya.

Aku meminta kepada Allah untuk menyempurnakan kecacatanku.
Allah menjawab, Tidak.
Jiwa adalah sempurna, badan hanyalah sementara.

Aku meminta kepada Allah untuk menghadiahkanku kesabaran.
Allah menjawab, Tidak.
Kesabaran adalah hasil dari kesulitan; itu tidak dihadiahkan, itu dipelajari.

Aku meminta kepada Allah untuk memberiku kebahagiaan.
Allah menjawab, Tidak. Aku memberimu ridho.
Kebahagiaan adalah tergantung padamu.

Aku meminta kepada Allah untuk menjauhkan penderitaan.
Allah menjawab, Tidak. Penderitaan menjauhkanmu dari
perhatian duniawi dan membawamu mendekat padaKu.

Aku meminta kepada Allah segala hal sehingga aku dapat menikmati hidup.
Allah menjawab, Tidak.
Aku akan memberimu hidup, sehingga kau dapat menikmati segala hal.

Aku meminta kepada Allah membantuku mengasihi orang lain,
seperti Ia mengasihiku. Allah menjawab… “Ahhh….akhirnya kau mengerti”

*) Dari mba’ Suci menjelang pulang kantor…

Information and Links

Join the fray by commenting, tracking what others have to say, or linking to it from your blog.


Other Posts
Happy Eid Adha 1427 H & Happy New Year 2007 M
Tuh kan, lagi-lagi soal ini..

Write a Comment

Take a moment to comment and tell us what you think. Some basic HTML is allowed for formatting.

Reader Comments

hi..hi…

hi mi..jarang keliatan sekarang? he..he.. kebalik ya…

Dengan segala yang kita minta
Allah tahu apa yang paling baik bagi kita.
Mungkin tidak sekarang, atau tidak di dunia ini Allah mengabulkannya. Karena Allah tahu yang terbaik yang kita tidak tahu.

Sebab segala sesuatu telah di rancang sesuai
dengan rencana-NYA dan bukan
rencana kita.

hwaaa
dari mb [censored] yg mana niiih..? :p