Archive for January, 2007
Perlawanan Sastra Taufiq Ismail
Pidato Kebudayaan Taufiq Ismail
Sederetan gelombang besar menggebu-gebu menyerbu pantai Indonesia, naik ke daratan, masuk ke pedalaman. Gelombang demi gelombang ini datang susun-bersusun dengan suatu keteraturan, mulai 1998 ketika reformasi meruntuhkan represi 39 tahun gabungan zaman Demokrasi Terpimpin dan Demokrasi Pembangunan, dan membuka lebar pintu dan jendela Indonesia. Hawa ruangan yang sumpek dalam dua zaman itu berganti dengan kesegaran baru. Tapi tidak terlalu lama, kini digantikan angin yang semakin kencang dan arus menderu-deru.
Tentang Kematian
“Tiba-tiba, saya melihat jasad itu terbujur kaku. Dikelilingi ibu, kakak, adik, dan semua orang yang saya cintai. Saya memanggil-manggil orang-orang itu, tapi tak ada yang mendengar. Lantas, ada yang menghampiri saya, berwujud semacam tas jinjing, dan rupanya itulah amal perbuatan saya selama ini.
Kemudian, saya seperti berjalan di sebuah lorong yang sangaaat panjang, seperti di SeaWorld, di langit-langit lorong itu berkelebatan gambaran / video perjalanan hidup saya, dari saya kecil, mulai sekolah, dan semua hal yang..



Recent Comments
emang bener dengan mengatakan Insya Allah berarti kita mengakui bahwa memang Allah yang paling berkuasa atas...
Musti ditonton tuh.. seruu ceritanya…
waaah… nana belum sempet nonton filmnyaa..baca post ini jadi lgsg pingin nonton nieee. thanks ya mas...
hebat sunguh nama itu,,,,ya Allah,,,,,,,,
kl g salah ada petunjuknya to mas?? kok kayak ponakanku si hanif gek seneng2nge maen rubik.bangun tidur yg...