syukur
Bahagia tanpa syarat
Terlalu sering rasanya mensyaratkan ini dan itu untuk menikmati bahagia – harus punya pekerjaan yang seperti ini, penghasilan sejumlah itu, atau rumah, atau kendaraan, pasangan hidup yang harus secantik ini, sepintar itu. Padahal, bukankah bahagia itu letaknya ada di dalam diri, tanpa apapun di luar diri ini, sudah bisa bahagia.
Tak jarang pula rasanya menyalahkan hujan yang turun, matahari yang terlalu menyengat, jalanan yang semakin macet, orang-orang yang menyebalkan, dan seterusnya. Melelahkan. Melelahkan kalau semua itu..



Recent Comments
I’ve really noticed that repairing credit activity has to be conducted with tactics. If...
Wonderful work! That is the type of info that are supposed to be shared around the internet....
I wonder if anybody seriously seeks very dramatically higher SAT Reasoning Test, SAT Subject...
hi!,I love your writing very a lot! percentage we communicate extra approximately your post on AOL?...
Hakikat Doa Hikmah